Edukasi

5 Keuntungan Menerapkan Pembayaran Cashless Pada Bisnismu

22 Mar 2022, Ditulis oleh Bentangku

5 Keuntungan Menerapkan Pembayaran Cashless Pada Bisnismu

Sistem pembayaran di Indonesia berkembang sangat pesat dan maju. Bank Indonesia menyebut ada tiga unsur penggerak evolusi ini, yaitu inovasi teknologi dan model bisnis, tradisi masyarakat, serta kebijakan otoritas.

Kini sistem pembayaran tak lagi tunai, sebagian masyarakat lebih memilih sistem pembayaran cashless.  Alat pembayaran nontunai termasuk yang berbasis kertas seperti cek dan bilyet giro, juga paperless seperti transfer dana elektronik (mobile atau internet banking, e-Wallet atau kode QR) serta card based misal kartu ATM, kartu kredit, dan kartu debit.

Bagi konsumen, cashlesss sangat nyaman digunakan dan praktis. Tidak perlu lagi repot-repot membawa uang tunai banyak sehingga bisa meminimalisasi risiko pencurian misalnya. Cashless juga memungkinkan masyarakat melakukan transaksi di luar negeri tanpa membawa uang tunai. Terlebih, sebagian besar transaksi di luar negeri sudah memakai sistem pembayaran cashless.

Sistem cashless juga memungkinkan seseorang melihat riwayat transaksi yang dilakukan. Lalu, apa untungnya sistem pembayaran cashless untuk bisnismu Usahawan?

1. Bantu Usaha Bersaing

E-payment memungkinkan pembelian barang dengan cara yang lebih nyaman, lebih cepat dan lebih aman. E-payment memberikan keuntungan bagi para penjual, untuk bersaing dan mendongkrak penjualan.

Terlebih, beberapa dompet digital sering memberikan promo dan diskon bagi penggunanya. Siapa sih yang tak cinta dengan promo dan diskon? Menerapkan metode pembayaran menggunakan beberapa dompet digital atau alat e-payment lainnya di tokomu, memungkinkanmu untuk menggaet pelanggan baru sehingga mendongkrak penjualan.

2. Hemat Waktu

Pembayaran elektronik membantumu menghemat waktu ketimbang bertransaksi tunai. Kamu tak perlu menghitung ulang jumlah uang yang diserahkan kepadamu. Tak terbayang  berapa menit yang kamu habiskan untuk menghitungnya ulang ketika ada pembelian dalam jumlah besar.

Kamu pun tak perlu menyetorkan uang hasil penjualan ke bank dalam jumlah besar. Oleh karena itu, pembayaran cashless bisa menjadi solusi.

3. Mengurangi Risiko Kriminalitas

Kejahatan terjadi ketika ada kesempatan. Membawa uang tunai berisiko menjadi sasaran empuk para penjahat. Begitupula ketika kamu menyimpan uang hasil penjualan dalam bentuk tunai. Ada risiko hilang yang menyertainya.

Selain itu, pembayaran secara cashless mengurangi risikomu dicurangi oleh pegawai atau rekan bisnis. Namun, bukan berarti tidak ada risiko ancaman kejahatan ketika menggunakan sistem pembayaran cashless. Sistem pembayaran elektronik rentan terhadap aksi kejahatan cyber crime.

Hal ini menjadi salah satu kekurangan dari sistem transaksi cashless. Oleh karena itu, berhati-hatilah ketika menerima pesan atau telepon dari nomor telepon asing dan memintamu menyebutkan informasi terkait rekeningmu.

4. Mengurangi Kerepotan Cari Uang Receh

Cashless membuatmu tak perlu repot menukarkan uang demi ketersediaan uang receh. Kamu akan menghemat waktu dengan tidak harus pergi ke bank atau tempat penukaran uang untuk mendapatkan uang receh. Selain ribet, koin-koin kecil sulit untuk disimpan.

Transaksi cashless memungkinkanmu menerima bayaran hingga ke digit terkecil dalam harga yang kamu tetapkan.

5. Lebih Mudah Mengelola Transaksi

Ketika berurusan dengan uang tunai, kamu benar-benar harus menghitung setiap sennya. Ini bisa membuat frustrasi. Apalagi pada hari-hari ketika catatan keuanganmu dan jumlah uang yang ada di tanganmu berbeda, padahal kamu tidak tahu salahnya ada di mana.

Dengan pembayaran nontunai, setiap transaksi dapat dilacak dan dicatat secara otomatis. Ini berarti lebih sedikit ruang untuk kesalahan yang akan kamu hadapi. Juga lebih sedikit waktu yang kamu habiskan untuk menghitung dan mencatat transaksi secara manual.

Pembayaran cashless memungkinkanmu untuk melihat kembali transaksi di manapun, kapanpun. Lembaga keuangan atau nonkeuangan dapat menggunakan informasi ini untuk menyetujui pinjaman yang suatu saat kamu ajukan.

Selain itu, dengan data real-time tentang arus kas bisnis, kamu akan lebih mampu melihat peluang untuk membuat keputusan bisnis yang tepat agar labamu meningkatkan.

Manfaat Lain Pembayaran Cashless

Sistem pembayaran ini juga dapat membantu pemerintah untuk melacak semua transaksi keuangan bisnis. Hal tersebut salah satunya terkait perpajakan. Banyak untungnya bukan menggunakan sistem pembayaran cashless untuk bisnismu?

Nah, di aplikasi Qasir sudah ada fasilitas Pembayaran Online untuk transaksi di usahamu lho. Fitur ini merupakan tambahan opsi pembayaran bagi pengguna Qasir yang bisa digunakan secara gratis.

Pembayaran Online di aplikasi Qasir bekerja sama dengan Xendit, platform payment gateway terpercaya yang akan memudahkan transaksi online. Ada beberapa pilihan Pembayaran Online yang bisa kamu pilih. Mulai dari terima transfer Virtual Account dari Mandiri, BNI dan BRI, serta kartu debit atau kredit tanpa perlu mesin EDC.

Pembayaran cashless di Qasir juga bisa dilakukan dengan scan QR Code bank yang sesuai dengan pelangganmu. “QR” merupakan singkatan kata “Quick Response.“ Kode ini diciptakan agar kamera digital mampu membaca kode/data yang terkandung di dalamnya dengan cepat dan mudah.

Cukup bermodal aplikasi dan smartphone, kamu sudah bisa melakukan transaksi menggunakan QR Code yang sumber dananya berasal dari simpanan atau kartu kredit.

Indonesia sendiri punya yang namanya Quick Response Code Indonesian Standard atau biasa disingkat QRIS. QRIS adalah standar kode QR nasional untuk memfasilitasi pembayaran digital kode QR di Indonesia.

Nah, fasilitas pembayaran QRIS ini bisa kamu dapatkan hanya dengan mengaktifkannya dari aplikasi Qasir. Pengaktifan ini pun tidak dikenakan biaya sama sekali.

Lalu, apa saja langkah yang harus diambil sebelum menerapkan sistem pembayaran cashless di usahamu?

1. Pertimbangkan apa yang usahamu butuhkan. Apakah usahamu memiliki cara untuk memproses pembayaran selain uang tunai? Jika tidak, kamu sangat memerlukan sistem pembayaran nontunai.

2. Pikirkan tentang apa yang dibutuhkan pelangganmu. Jika sudah banyak pelangganmu yang bertanya, “Bisa bayar pakai kartu enggak?” atau “Bisa pakai Go-Pay?” itu tanda usahamu butuh fasilitas pembayaran cashless.

3. Bicaralah dengan stafmu. Sistem baru tentunya terkait dengan pelatihan staf. Cashless bisa menyingkat waktu bertransaksi, tapi jika stafmu lelet dan kebingungan dalam menggunakan fasilitas tersebut, sama juga bohong.

Jika kamu masih menjalankan bisnis dengan menggunakan sistem pembayaran tunai, akan lebih baik mempertimbangkan mengadopsi sistem pembayaran cashless. Jika menggunakan Qasir, kamu sudah bisa mendapatkan fitur ini secara gratis, kok! Tinggal download aja Qasir dari ponselmu di link ini

Saatnya mengembangkan bisnismu dengan menambah sistem pembayaran nontunai, Usahawan.

Baca juga:

Share artikel ini