Edukasi

5 Tren Marketing Bisnis Online yang Perlu Kamu Tahu

17 Jan 2022, Ditulis oleh Bentangku

5 Tren Marketing Bisnis Online yang Perlu Kamu Tahu

Dunia marketing sangatlah dinamis, itu mengapa sebagai usahawan perlu banget up-to-date. Apalagi dalam ranah bisnis online. Jika tidak, kegiatan marketingmu tidak akan bisa menarik perhatian masyarakat luas. 

Ada empat keunggulan yang bisa kamu dapat kalau mengikuti tren marketing yang Qasir kutip dari Getcraft.

Lebih Efektif dari Sisi Biaya

Konten masih menjadi medium yang efektif dalam marketing. Dengan mengetahui tren yang sedang berkembang, kamu dapat meminimalisasi waktu dan biaya produksi konten karena lebih fokus karena tahu apa yang disukai masyarakat. Kamu juga sudah tahu channel atau media mana yang perlu kamu ambil.

Lebih Mudah Terhubung dengan Pelanggan

Mengikuti tren terbaru, membuat kamu jadi tahu apa yang diinginkan calon pembeli dan dengan cara apa mereka ingin terhubung dengan usahamu.

Membantu Menemukan Ide Bisnis

Tahu tidak? Menjadi up-to-date juga membantumu dalam menemukan ide baru untuk mengembangkan bisnis. Karena dengan mengikuti tren, kita akan memutar cara yang tepat sesuai tren terbaru agar lebih cepat dan mudah terhubung dengan audiens. Dengan begitu bisnis kita juga dapat berkembang ke arah yang lebih positif.

Bisnis Tetap pada Jalur yang Benar

Tren terbaru membuatmu terus terhubung dengan para pelanggan. Karena memasukkan unsur tren kekinian dalam marketingmu dapat menarik perhatian dan mendorong engagement dengan pelangganmu. Umpan balik dari mereka tentang produk atau jasa yang kamu tawarkan, menjadi masukan untukmu guna mengembangkan usaha.

Tapi, apa saja sih contoh tren marketing yang perlu kamu ketahui? Qasir mencatat, setidaknya ada lima tren bisnis jualan online yang bakal berguna bagi usahamu.

1. Live Shopping

Tren shopping live streaming ini pertama kali dipopulerkan di China, negara yang memiliki pangsa pasar konsumen dan frekuensi belanja online terbesar di dunia. Tren ini kemudian menyebar cepat ke negara-negara lain.

Live shopping ini memungkinkan konsumen menyaksikan tayangan yang menarik dan menghibur, sembari berbelanja di aplikasi.

Alibaba News melansir sejumlah tips untuk melakukan live shopping e-commerce bagi pemula.

  1. Pilih pemandu live streaming atau presenter yang energik dan mampu memaparkan keunggulan serta detail produk atau jasamu. Jangan lupa, sang pemandu ini juga harus bisa menghibur penonton sehingga mau berlama-lama menonton live streamingmu.
  2. Tunjukkan penggunaan produk atau jasamu dalam kehidupan nyata. Misalnya, kamu menjual sabun pemutih. Jangan cuma membahas kandungannya. Selama live streaming, tunjukkan cara penggunaannya dan efeknya ke kulitmu agar calon konsumen tertarik.
  3. Berikan informasi atau tips dan trik yang bisa memberikan nilai tambah bagi konsumen.

2. E-Commerce

E-commerce marketing adalah segala upaya pemasaran untuk mempromosikan toko online milikmu agar menarik calon konsumen sehingga mereka membeli produk atau menggunakan jasamu. Strategi ini dapat digunakan untuk mendapatkan pelanggan baru (akuisisi pelanggan) atau membuat pelanggan lama berbelanja lagi (retensi pelanggan).

Apa jenis e-commerce marketing yang bisa dilakukan?

Sendinblue.com menyebut, strategi pemasaran ini mencakup hampir semua saluran digital marketing serta beberapa saluran tradisional offline, antara lain:

  1. Search engines (mesin pencari): ini terkait dengan Search engine optimization (SEO).
  2. Media sosial
  3. Email marketing
  4. SMS
  5. On-site
  6. Memiliki media sendiri seperti blog
  7. Publikasi melalui platform yang dimiliki pihak kedua, seperti podcast
  8. Offline marketing seperti iklan di TV ataupun baliho di tempat umum

Nah, kamu tinggal mencari media mana yang cocok untuk usaha dan keuanganmu.

3. Website

Salah satu hal paling penting untuk dimiliki oleh usahawan online yaitu website usaha. Jika masih mengandalkan metode konvensional, sudah pasti usahamu bakal tertinggal. Kenapa?

Sebab, melalui website, pengusaha dapat merinci produk atau jasanya ke calon konsumen tanpa batas ruang dan waktu.

Website memungkinkanmu memampang foto apik produk dan jasa agar calon pembeli betah berlama-lama mengunjungi “toko”-mu hingga akhirnya melakukan transaksi.

Sekarang ini, banyak aplikasi yang dapat membantumu membangun website secara mudah dan murah. Salah satunya Qasir. Qasir menyediakan fitur pembuatan website usaha untuk pengusaha yang tak punya banyak waktu sepertimu.

Ada sejumlah keunggulan dalam fitur Website Usaha Qasir ini, yakni tampilannya menarik dan mudah digunakan, dilengkapi bio link, upload produk otomatis dari aplikasi Qasir, keleluasaan memilih jasa pengiriman, keleluasaan metode pembayaran bagi konsumen, dan transaksi penjualan tercatat otomatis di point of sales (POS) Qasir.

Cukup dengan berlangganan Qasir Pro dengan harga hanya Rp399 per TAHUN. Setelah itu, kamu bisa langsung klik di bagian Kanal Jualan Online, ikuti alurnya dan mulai lah membuat website usahamu.

Pelajari selengkapnya tentang Website Usaha di link ini.

4. User Generated Content (UGC)

Tahu enggak? UGC memungkinkan suatu merek hadir di media sosial tanpa harus mengunggah konten promosi. Kok bisa?

Bisa dong.

Bagaimana caranya? Caranya, dengan memanfaatkan konten yang diunggah oleh konsumenmu.  Sekarang ini, hampir seluruh penduduk dunia keranjingan dengan yang namanya media sosial. Setiap gerak-gerik, mereka abadikan ke medsos. Salah satunya saat mereka membeli sebuah produk atau menggunakan layanan jasa.

Kompas.com yang melansir Parapuan.co menyebut, meski terlihat sederhana, UGC mempunyai sederet kelebihan yang tidak dimiliki strategi marketing lain, yaitu:

  1. Mendapatkan kepercayaan pengguna. Sebab, konten promosi yang diunggah dan beredar di media sosial berasal dari testimoni pengguna lain.
  2. Menjangkau pengguna baru. Ketika testimoni kepuasannya diunggah ke media sosial, maka akan banyak orang yang melihatnya dan mereka bakal melirik merekmu.
  3. Potensi viral terbuka lebar karena, dengan memanfaatkan pengguna yang saling berbagi konten. Brand awareness pun meningkat
  4. Mendorong pengguna untuk membeli. Banyak merek yang memiliki brand awareness tinggi, namun belum tentu masyarakat tertarik membelinya. Nah, dengan teknik UGC ini, calon konsumen bisa lebih terdorong untuk membeli.
  5. Mampu memaksimalkan SEO. Sebab, konten unggahan pengguna mampu memaksimalkan SEO dari kata kunci yang mereka tulis.

5. Video Durasi Pendek

Membuat video untuk iklan merupakan salah satu strategi marketing bisnis yang dapat mengurasmu. Tapi, jika memang ingin menggunakan video untuk peluru pemasaranmu, ada cara mengakalinya.

Buat video berdurasi pendek.

Saat ini, banyak aplikasi pembuatan video pendek yang murah dan mudah digunakan, tapi tidak membuat videomu murahan. Kamu pun bisa membuat sendiri video tentang produk atau jasamu, walaupun skala bisnismu masih kecil. Kamu juga bisa membuatnya langsung di app seperti TikTok ataupun IG Reels. 

Mengapa video? Sebab, video terbukti efektif digunakan untuk mengenalkan brandmu. Video juga bisa meyakinkan calon pembeli akan kualitas sebuah produk atau layanan.

Getcraft mengungkap durasi video terbaik untuk diunggah di media sosial, sebab masing-masing platform berbeda karakternya:

  • Instagram: 30 Detik
  • Twitter: 45 Detik
  • Facebook: 1 Menit
  • YouTube: 2 Menit

Nah, selamat mencoba.

Baca juga:

Share artikel ini